Gcompris – Game Edukasi Di GNU Linux (Blankon)

Saat si kecil sudah mulai ikut-ikutan orang tuanya operasikan PC atau laptop tentunya dia akan juga bereksplorasi dengan alat tersebut dan mulai berinteraksi dengan aplikasi-aplikasi di dalamnya.

Game merupakan salah satu aplikasi yang sangat digemari oleh anak-anak dan cenderung produksi game tersebut meningkat dari waktu ke waktu dan memang tidak bisa dipungkiri sudah perpindahan zaman dan teknologi menuntut mereka lebih dini mengenal teknologi.

Perkenalan si kecil dengan aplikasi komputer kemarin diawali dengan membeli langsung aplikasi produk asli dalam negeri ( produksi AKAL INTERAKTIF dan ELEX MEDIA KOMPUTINDO)  yang semuanya sangat inovatif dan dapat memilih aplikasi sesuai dengan tingkat umur si kecil. Namun saat ini aplikasi yang diproduksi tersebut semuanya hanya bisa berjalan di lingkungan desktop Ms. Windows. Bagaimana dengan di Linux? Continue reading

OS Android 2.3 (Gingerbread)

Android lagi..Android lagi.. sudah mulai banyak market analyst memberkan analisanya mengenai perkembangan OS dan market-nya, acungan jempol buat OS ini yang banyak mengalami peningkatan karena digunakan oleh banyak vendor terkemuka untuk gadget mereka. Sebagai anak bungsu (saat ini) dari senor-seniornya (Symbian, iOS, Windwos Mobile) penggunaan Android di gadget gadget terbaru sangat tinggi hal ini disebabkan karena murahnya OS ini sehingga biaya produksi bisa dialihkan ke lainnya misal peningkatan kemampuan hardware gadget.

Di pembahasan terdahulu mengenai OS Android ini sampai pada versi 2.2 atau dikenal dengan Frozen Yogurt dan sudah banyak dsematkan di gadget baik Smartphone atau Tablet PC dan diluncurkan Mei 2010 lalu. 6-7 bulan berikutnya tepatnya bulan Desember telah diluncurkan lagi Androd 2.3 dengan codename Gingerbread (Roti Jahe) dengan menggunakan kernel Linux 2.6.35.7.

Fitur-fitur yang ada di versi ini antara lain:

  • Desain user interface terbaru
  • Mendukung untuk layar ukuran besar dan resolusinya  (WXGA)
  • Mendukung telepon melalui SIPVoIP
  • Mendukung WebM/VP8 video playback, and AAC audio encoding
  • Beberapa penambahan audio efek seperti reverb, equalizer, headphone virtualization dan bass boost
  • Mendukung Near Field Communication
  • Fungi  copy–paste
  • Desain ulang  multi-touch software keyboard
  • Pengingkatan support untuk pengembangan code asli (sumber)
  • Audio, graphical, and input enhancements untuk pengembangan game
  • Pengumpulan file tidak berguna untuk peningkatan performance
  • Peningkatan dukungan untuk  sensors (misalnya gyroscopes dan barometers)
  • Sebuah download manager untuk penggunaan download file dalam waktu yang lama
  • Ditingkatkannya power management danapplication control
  • Pengingkatan support untuk multiple kamera
  • Perpindahan dari YAFFS ke file sistem ext4

Untuk penjelasan lebih lanjut bisa dilihat di sini

Tanpa bermaksud beriklan contoh produk yang menggunakan OS ini adalah:

Xperia Arc

Google Nexus S

Sedangkan untuk kelas Tablet contohnya:

WooW! The One

Saat ini next generation Android sudah beredar dan bahkan beberapa vendor sudah mulai memamerkan OS Android versi berikutnya yaitu Android 3.0 atau dikenal Honeycomb… aneh ya kenapa gak versi 2.4 dst… dengan melompatnya angka versi selanjutnya tentunya akan banyak peningkatan yang juga ekstrim tentunya.

Walaupun belum resmi diluncurkan ada bocoran produk yang sudah menggunakan versi ini bisa dilihat di bawah ini:

Piye gendeng tenan tho..he..he…

Untuk ulasan selengkapnya tunggu artikel selanjutnya.. mudahan bermanfaat.

OS Android

Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.
Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler.
Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).– Wikipedia

Perkembangan yang pesat pada sistem android karena juga didukung oleh hampir keseluruhan vendor smartphone. hal ini karena sifatnya yang open source sehingga siapa saja bisa mengembangkan OS tersebut untuk diginakan di gadget mereka dan disesuaikan dengan kebutuhan dan pasar.

Seperti pada Distribusi Linux yang sering berkembang demikian juga dengan Android itu sendiri sejak awal dikembangkan 2009 sampai sekarang (2010) sudah memiliki 5 versi dan ini akan terus berkembang karena pasar yang semakin melirik OS ini dan mudahnya pengembangannya. Continue reading

Samsung Monte (S5620) di Ubuntu 10.04

Samsung Monte (S5620) nama yang unik dan belum ketemu kenapa di kasih nama Monte. Saya tidak akan membahas atau mereview hp keluaran Samsung ini karena pastinya sudah banyak reviewnya dimana-mana. Kalau masih pengen tahu spesifikasinya bisa dilihat disini.

Saya cuma penasaran dengan Ubuntu baru 10.04 atau dikenal dengan code name Lucid Lynx hubungannya dengan hp diatas. Linux dengan keluaran distro terbaru sekarang user friendly karena hampir atau kalau nboleh saya katakan semua aplikasi harian bisa dijalankan melalui GUI (Graphical User Interface) jadi gak perlu lagi pake paranoid sama namnya terminal di Linux. Continue reading

Koneksi Internet Ubuntu 8.04 Dengan Bluetooth (SEK510i-IM3)

Beberapa hari lalu saya pinjam bluetooth adapter usb dari temen (Thanks Dwi Mudjiarto) untuk coba untuk koneki hp biasa SE K510i (Sori gak pernah pake seri lain belum mampu beli) ke komputer khususnya di Linux agar bisa ngenet lewat modem hp.

Karena sebelumnya sudah pernah cari tutorial-nya maka tinggal dicoba.. maaf sumbernya sudah lupa dari mana soalnya kemarin tinggal print aja (Semoga yang membuat tutorialnya mendapat pahala dari-Nya.

Yang jelas hapenya saya anggap sudah bisa konek ke internet via gprs

Ok mungkin langsung yang sudah saya kerjakan aja ya

Pertama kali yang jelas pasang bluetooth adapter ke slot usb kemudian mengistall aplikasi bluez-gnome

dwi@dwi-desktop:~$ sudo apt-get install bluez-gnome  –dengan asumsi saya install dari repo DVD

maka di bar tray akan muncul icon bluetooth yang berarti bluetooth adapter sudah dikenali.

Aktifkan bluetooth hape

lakukan perintah hcitool scan untuk mencari perangkat Continue reading

Ngoprek lagi..(Internet, thema,GRUB)

Semalam ada Mas Wowo datang ke rumah katanya penasaran nih laptop dengan ubuntu HH-nya (baca Hardy Heron) belum bisa connect internet pake modem hp SE K610i pake im3 soalnya im3 turun lagi lho ke Rp. 1/Kb. Infonya pake wvdial juga udah tapi masih Gatot alias gagal total. Saya sendiri baru aja beli kartu im3 perdana lagi coz yang kemarin lama gak keisi jadinya mau isi ulang lupa NOMORNYA!!!!!!.

Setelah check hp mas wowo setingan di communication datanya profile dah bener tapi di username dan password disi :

username : gprs

password : im3

itu sudah betul memang kalau menurut petunjuk dari mbah google tapi sebelumnya saya seting hp lewat OTA pake hp buluk andalanku SE K510i dengan cara : ketik GPRS_SE_K510i dan kirim ke 3000 dan di hape username dan password tuh kosong. Cara yang sama dilakukan sama hp mas Wowo ternyata setingan yang datang juga sama username & password blank dan ketika dicoba joss bisa connect ke internet.

Karena pengen yang enak-enak aja jadi Ubuntu HH mas wowo coba install gnome-ppp (dari dvd repo) ternyata sudah dia install.. langsung connect hp dan buka gnome-ppp (maaf gak bisa kasih screenshot) di menu setup ada kejutan ternyata sekarang ada tombol ‘detect modem’ ketika di klik langsung dapat mengenali modem pada posisi /dev/ttyACM0, kembali ke menu utama justru di kotak dialog mesti diisi untuk untuk username : gprs password : im3 dan connect. Ada yang aneh muncul terus sending password….. kirain gak connect-connect tapi ketika di pake browsing bisa tuch lo kok.. sampe skarang belum dapat apa penyebabnya tapi yang penting bisa connect dulu dech

Setelah itu cari-cari di theme di repo ketemu theme tema untuk ubuntu muslim edition langsung aja install dari synaptic untuk u-splash, gdm dan tema dan wuzzz laptop kang wowo sudah jadi tampilan Ubuntu Muslim Edition yang ijo royo-royo lembut dengan cursornya yang beranimasi dzikir subhanallah, alhamdulilah, allahuakbar jadinya kalau kita pake komputer mau gak mau ikut baca and pake komputer sekalian dzikrullah gitu. Oya di repo HH sekarang sudah ada juga aplikasi Zekr untuk Al quran dan Minbar untuk waktu pengingat sholat sayang untuk sound Adzan belum ada jadi mesti ke tower masjid bawa perekam dan diupload ke komputer 🙂

Masih belum puas eh mau hapus partisi Edubuntu-nya, install gparted di ubuntu HH. Setelah itu coba di running dengan sudo gparted ternyata untuk partisi ubuntu HH masih ad lambang kunci jadinya kurang puas akhirnya pakai CD live gparted. Berhasil masuk semua partisi writeable setelah dihapus partisi edubuntu restart….ding dong GRUB error waha..ha… lupa cara mengembalikan GRUb error langsung browsing aja pake HP lagilagi K610i punya kang Wowo yang dipake soalnya pulsanya banyak :-). dan mengarah ke http://stresslinuxs.wordpress.com/2008/02/24/mengembalikan-grub-yang-hilang/

setelah diikuti cara-caranya ayng sudah kulakukan:

Boot dengan cd edubuntu

– masuk ke terminal

– sudo grub kemudian muncul grub>

– kmudian grub>find /boot/grub/stage1

– hasilnya menunjukkan (hd0,5)

– ketik root (hda,6) sesuai info :

Ada perbedaan penamaan partisi didalam GRUB dimana:
hda1 –> (hd0,0)
hda2 –> (hd0,1)
(hd1,1) … dan seterusnya. jadi (hd0,2)
hdb1 –>merupakan partisi hda3

tetapi muncul error ketika dicoba ke hd0,5 bisa. Saya kurang mengerti kenapa stage 1 di hd0,6 gak bisa masuk teptai tetap diteruskan dengan

setup (hd0)

Berhasil terinstall GRUb dengan mengarah pada stage2

quit

Setelah direboot eh ternyata grub sudah muncul lagi kenapa penting soalnya laptop itu dual OS juga dengan M$ dan gak sempet analisis yang kurang-kurang karena dah malam n mas Wowo besoknya mesti harus cari nafkah lagi……………