Marhaban Ya Ramadhan

Hari ini adalah hari pertama untuk bulan ramadhan 1429 H utamanya diisi dengan ibadah wajib puasa bagi yang mampu menjalankannya dengan satu tujuan La’alakum tattakuun. Alhamdulillah sampai saat ketik positngan ini masih kuat euy… Seperti hari-hari puasa yang lalu untuk menu buka sepertinya mending ke pasar ramadhan yang banyak pilihan dan harganya terjangkau sekalian istilahnya “ngabur burit” yang sampai sekarang saya juga belum tau artinya apa.

Subuh tadi saat berangkat kerja juga menemui pemandangan yang sama, muda mudi naik motor hilir mudik kebanyakan gak heleman cuma mengkalungkan sarung dilehernya padahal jelas-jelas di masjid lagi ada solat jamaah.. sah sah saja sih apalagi saya sendiri dulu sebelum subuh sudah ngacir ke pantai Melawai Balikpapan.. tapi ya mestinya waktunya subuh mbok yao mampir ke masjid 🙂

Gak banyak yang akan saya sampaikan kepada netter/ blogger sekalian SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA RAMDHAN SEMOGA AMAL IBADAH KITA SELAMA BULAN INI BENAR-BENAR AKAN MENJADIKAN KITA UMAT YANG BERTAKWA. MOHON MAAF ATAS SEGALA KHILAF DAN SALAH SAYA…

Anugerah..

Sebulan gak ngepost jadi kangen. Alhamdulillah wasyukurillah setelah penantian panjang kurang lebih 1 setengah tahun, Allah mempercayakan amanah atas benih anak manusia di rahim istriku ditengah cobaan yang Dia berikan juga kepada kami.

Penantian yang terasa panjang sekali oleh dua orang anak manusia yang sangat menginginkan seorang buah hati mereka. Pesimistis, buruk sangka pada yang Esa hampir saja tercurah terlebih lagi Allah memberi ujian kepada kami, Janji Allah terbukti, “Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar”, setelah sabar dalam menghadapi cobaan-cobaan Allah memberi hadiah yang sangat berharga sekali yaitu benih cinta kami. Perasaan senang, haru dan tentunya syukur atas limpahan anugrah tersebut.

Kami sempat cemburu ketika melihat berita bayi/ janin/ orok dibuang oleh orang tuanya di selokan dll. Kenapa? banyak sekali orang mengharapkan kehadirannya justru mereka buang begitu saja dengan beragam macam sebab. Entah karena hasil dari hubungan “terlarang” atau karena ekonomi atau sebab lainnya yang penulis belum mempunyai data untuk hal tersebut.

Harapan pertama untuk calon seorang ayah mungkin berharap dan berdoa agak kehamilan istri tercinta sampai melahirkan diberkahi keselamatan oleh yang memberi amanah (-baca Allah). Dan tentunya doa yang sekarang terus penulis panjatkan “Robbi habli minassholihiin” mohon diberikan anak yang solih.

Dedicated to my beloved wife : Reta

Selamat Idul Fitri 1428 H

Akhirnya…rasanya kurang tepat kalau dibilang puasa merupakan bulan yang penuh derita setelah berpuasa selama sebulan penuh. Saatnya evaluasi diri tentang ibadah puasa untuk tahun ini ada peningkatan atau justru penurunan baik dari segi kuantitas atau kualitas termasuk didalamnya ibadah-ibadah yang lain. Dan hendaknya jangan berfikir masih ada tahun depan untuk puasa yang lebih baik, wallahu alam kalau kita masih hidup untuk setahun kedepan tapi kita boleh berharap untuk itu.

Di bulan Ramadhan banyak sekali fasilitas untuk meningkatkan kualitas hidup kita, baik dimedia cetak atau elektronik semuanya menyajikan sajian khas Ramadhan. Bahkan bukan hanya sisi religius saja, dari sudut ekonomi banyak kajian mengenai ekonomi syariah atau acara kuliner Ramdhan yang akan menambah wawasan sebagai model usaha untuk kita dan bidang-bisang lainnya yang menyentuh semua lapisan. walaupun ada sajian yang keblinger tetap kita sebagai ummat tentunya bisa memilih mana yang terbaik dan baik bagi kita.

Dalam hal ini saya pribadi dan keluarga mengucapkan Selamat Idul Fitri 1428 H / 2007 M mohon maaf lahir dan batin atas semua khilaf yang pernah kami lakukan. Taqaballahumina waminkum..

lebaran.jpg

Teori Matematika Menghatamkan Al-Quran

Ini saya sadur dari beritaiptek.com dan telah mendapatkan izin untuk mendistribusikan dalam blog ini. Berikut izinnya:

Yth. Dwi Gatot
PT. Thiess Contractors Indonesia

Kami persilahkan untuk menggunakan berita/artikel sebagai berikut :
Teori Matematika Sederhana untuk Mengkhatamkan Kitab Al-Quran

untuk keperluan ‘Penyaduran ke dalam website organisasi / blog’ sebagaimana dimaksud. Sesuai ketentuan dari kami, jika dipergunakan sebagai referensi, kami harap agar dapat menyebutkan sumber tulisan sebagaimana ketentuan pengutipan/penyaduran yang berlaku secara umum.

Terima kasih.
Redaksi beritaiptek.com
http://beritaiptek.com

Sabtu, 8 September 2007 04:22:42

Artikel Iptek

Teori Matematika Sederhana untuk Mengkhatamkan Kitab Al-Quran

Oleh Khoirul Anwar


Tulisan ini lebih menekankan pada aspek ilmiah (scientific) meskipun beberapa dasar yang dipakai adalah ayat Al-Qur’an dan Hadits. Dengan bantuan matematika sederhana (hanya dengan 11 persamaan), penulis berharap Al-Qur’an dapat dikhatamkan dengan waktu yang sistematis dan rapi. Mengkhatamkan (menyelesaikan) Al-Qur’an menjadi sangat penting bagi umat Islam apalagi akan datang bulan Ramadhan yang penuh keberkahan dan pahala beberapa hari lagi. Dasar mengapa Al-Qur’an lebih utama untuk dikhatamkan adalah karena ia menjadi amalan yang paling dicintai oleh Allah SWT berdasarkan hadist H1 (lihat Appendix).
Struktur Kitab Al-Qur’an

Al-Qur’an terdiri atas 114 bagian yang dikenal dengan nama surat. Setiap surat terdiri atas beberapa ayat. Surat terpanjang berisi 286 ayat yaitu surat Al-Baqarah dan surat terpendek hanya memiliki 3 ayat yaitu surat Al-Kautsar. Total jumlah ayat dalam Al-Qur’an mencapai 6236 ayat di mana jumlah ini dapat bervariasi menurut beberapa pendapat, namun bukan disebabkan perbedaan isi melainkan hanya karena perbedaan cara menghitung jumlah ayat. Surat-surat yang panjang biasanya terbagi lagi atas beberapa sub-bagian yang disebut ruku’. Setiap ruku’ membahas tema atau topik tertentu [1]. Dalam artikel ini, tanpa bermaksud menyalahi pendapat ulama manapun, penulis mengikuti pendapat bahwa Al-Qur’an terdiri atas 6236 ayat, sehingga kita dapat membuat pernyataan matematika berikut Continue reading

Welcome Ramadhan…

marhaban.jpg

Beberapa hari lagi Ramadhan telah tiba.. Ya..subhanallah Ramadhan lagi, begitu cepat waktu berlalu dan Allah akan memberi kita kesempatan untuk membersihkan diri lagi. Walaupn masih sekitar 2 minggu lagi budaya menghadapi bulan suci sudah dimulai.

Yang paling ngerasa sih istri tercinta sudah mulai mengeluh harga bahan pokok perlahan mulai “BOOM” naik, tetangga pada memborong minyak tanah sampai berjerigen-jerigen, kalau ditanya jawabnya untuk persiapan puasa. Waduh memang puasa mau konsumsi minyak tanah seberaa banyak. Semalam waktu lewat gang rumah… Duarrrr!!!!!!!! suara mercon meledak… razia kalah cepat lagi sama pedagang petasan. Continue reading