Yuk mengenal SOS (Schedule Oil Sampling)

Yang sudah jadi karyawan perusahaan pastinya sudah pernah kan melakukan medical check up. Ya itu selain persyaratan untuk lolos tidaknya dalam sebuah uji kelayakan kita pada suatu pekerjaan juga sekaligus cara gratis untuk mengetahui kondisi kesehatan kita. Atau juga orang yang sakit untuk menganalisa sakit juga diperlukan pengambilan sample dari dalam tubuh kita. Salah satu cara yang digunakan adalah menganalisis darah dan air seni yang merupakan cairan yang ada di dalam tubuh kita. Dari hasil analisa cairan tersebut dokter bisa menganalisis kemudian mengetahui penyakit yang diidap dan dapat memberikan perlakuan dan resep yang sesuai. Orang yang melakukan medical check up secara rutin akan dapat diketahui gejala penyakit sebelum penyakit tersebut parah sehingga proses ini merupakan proses preventive agar kondisi tubuh tetap sehat.

Nah gambaran di atas untuk menggambarkan apakah sebenarnya proses Schedule Oil Sampling (S.O.S) dalam bidang maintenance/ perawatan alat. Proses SOS tidak lepas dari analisa cairan dalam sebuah unit yang bisa digambarkan dari darah dalam tubuh manusia tersebut (walaupun secara fungsi cairan ini hanya berfungsi sebagai lubricator) namun bisa memberikan informasi mengenai keadaan unit tersebut pada bagian-bagian tertentu. Secara pengertian SOS merupakan proses yang didesain untuk mengubah data analisa cairan menjadi informasi yang berguna. Informasi ini digunakan untuk mengelola peralatan/unit, meningkatkan avaibility, serta menurunkan biaya operasi. SOS sendiri merupakan salah satu Condition Monitoring Tools yang digunakan untuk memprediksi potensial kerusakan lebih dini. Sekedar tambahan bahwa ada beberapa tool untuk condition monitoring yaitu; SOS itu sendiri, hasil inspeksi, laporan gejala dari operator/ pengguna alat, data-data history, serta data dari sensor-sensor yang ada pada unit, pengukuran rutin pada bidang tertentu. Ada beberapa keuntungan dengan melakukan SOS tersebut yaitu :

  • Membantu menentukan penyebab suatu keausan
  • Memperbaiki kerusakan kecil sebelum menjadi besar
  • Membantu menentukan perawatan yang diperlukan sedini mungkin
  • Waktu perbaikan yang pendek, karena S.O.S memberikan petunjuk perbaikan yang diperlukan

Prosesnya dapat digambarkan sebagai berikut : Proses SOS     Untuk prosesnya memerlukan peralatan khusus untuk melakukan analisa dan orang yang berkompeten yang bisa menginterpertasi hasil analisa dan memberikan rekomendasi yang diperlukan. Dalam hal ini saya selama hanya berpengalaman meminta analisa ini kepada vendor Trakindo melalui sub service mereka. (Proses analisa akan dibahas terpisah kalau ilmunya sudah cukup J ). Satu hal yang harus diingat dan menjadi catatan bahwa SOS ini tidak dapat mendeteksi kerusakan yang tiba-tiba tapi lebih kepada keausan dari komponen yang berkaitan. Untuk peralatan yang digunakan adalah :

  1. Botol sampel yang dibagi :
  2. Botol khusus cairan Non-Engine (HP426)
  3. Botol khusus cairan Engine (HP427)
  4. Botol khusus coolant/Air pendingin (HP428)
  5. Botol khusus Fuel (HP429)
  6. Botol khusus Analisa Oli Gear Box (HP430)
  7. Botol khusus Analisa Filtergram (HP431)
  8. Alat hisap cairan/pompa : Valve probe / vacuum pump

Cara pengambilan sample juga tidak sembarangan harus sesuai tempatnya yaitu melalui klep oli atau container oli menggunaan vacuum pump. Jangan mengambil oli sample dari tempat pembuangan oli, bak penampungan oli, oli dari filter bekas di khawatirkan sudah tercampur dengan element element lainnya atau bahkan dari container oli baru yang akan menyebabkan sample tidak valid. Sample yang tidak baik atau bermasalah terbagi dua:

  1. Terkontaminasi :
  • Debu dari pembuangan
  • Debu dari selang sampel dan pompa penghisap
  • Debu yang masuk/ terhisap ke dalam botol
  1. Sampel yang tidak representative
  • Terdapat air
  • Terdapat gram-gram logam
  • Terdapat endapan
  • Botol sampel terlalu penuh di-isi

Cara pencegahaannya :

  1. Ambil sampel setelah dipanasi dan gunakan tekhnik yang baik
  2. Gunakan pompa penghisap yang bersih
  3. Jagalah botol tertutup rapat
  4. Yakinkan sampel menggunakan botol yang benar
  5. Untuk tiap sampel gunakan selang pipa plastik baru

Sample yang baik adalah:

  1. Ambil sampel sesuai prosedur
  2. Lengkapi data pada label sampel
  3. Mengirimkan sampel secepatnya
  4. Jarak waktu sesuai Interval
  5. Pengambilan sampel yang teratur
  6. Sampel yang representative

Sampel-sample oli yang sudah siap juga kita register didatabase kita untuk monitoringnya dan segera dikirimkan ke Lab terdekat. Lab akan segera mengirimkan hasil interpretasi dan rekomendasi perbaikan yang diperlukan apabila memang ada ditemukan kelainan / abnormal dari pembacaan hasil oli tersebut. Pihak costumer bisa segera membuat perencanaan untuk melakukan perbaikan yang diperlukan dengan harapan part/komponen/labour yang digunakan telah siap saat eksekusi sehingga mengurangi waktu perbaikan kerusakan. Woke ini aja dari saya master-master SOS silahkan mengkoreksi atau menambahkan kalau masih ada yang kurang.. Source : Standard SOS Persentation Handout

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s