Maintenance Planning #2 dan Jenis-Jenisnya

Menyambung artikel sebelumnya akan lebih detail lagi dijelaskan proses maintenance planning pada sebuah unit.

Sekurang-kurangnya seminggu sebelum sampai pada hari H pelaksanaan semua yang akan dilakukan dan part yang dibutuhkan harus sudah disiapkan yaitu filter kit yang digunakan sampai part yang akan di ganti pada unit tersebut. Untuk mendapatkan itu semua setidaknya kita sudah ada dokumentasi kerusakan lain pada service sebelumnya, hasil inspeksi kurang lebih seminggu sebelumnya, laporan-laporan operator (Untuk unit bergerak) dan mengorder part yang dibutuhkan. Hasil analisa SOS (Oil analysis) pada saat service sebelumnya juga menjadi referensi untuk pelaksanaan service.

Semua data diatas dilist mana yang akan kita lakukan perbaikan pada saat service dan menyiapkan semua perlengkapannya. Kadang kendalanya ketika part yang dibutuhkan tidak ada pada saat hari pelaksanaannya maka kita harus re-schedule untuk dikerjakan pada service berikutnya.

O..ya harus saya jelaskan kalau saya saat ini bukan seorang planner tetapi hanya sebagai assisten saja tetapi dengan ini saya berharap bisa dapat masukan dari semua pembaca sekalian sehingga bisa menambah ilmu saya. Bisa saja prosedur yang saya kemukakan akan berbeda dengan pelaksanaan di perusahaan lain tapi intinya tetap sama merencanakan sebuah pekerjaan agar pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik sesuai dengan durasi waktu yang dialokasikan sehingga efektifitas dan efisiensinya tercapai.

Saya ada referensi dari http://ft.unsada.ac.id/wp-content/uploads/2008/04/bab3-rwt.pdf mengenai jenis perawatan (maintenance)

 Dalam istilah perawatan disebutkan bahwa disana tercakup dua pekerjaan yaitu istilah “perawatan” dan “perbaikan”.

Perawatan dimaksudkan sebagai aktifitas untuk mencegah kerusakan, sedangkan istilah perbaikan  dimaksudkan sebagai tindakan untuk memperbaiki kerusakan.

 

 Bentuk-bentuk Perawatan (Maintenance)

 

1. Perawatan Preventif (Preventive Maintenance)

 

Adalah pekerjaan perawatan yang bertujuan untuk mencegah terjadinya kerusakan, atau cara perawatan yang direncanakan untuk pencegahan (preventif).

Ruang lingkup pekerjaan preventif termasuk: inspeksi, perbaikan kecil, pelumasan dan penyetelan, sehingga peralatan atau mesin-mesin selama beroperasi terhindar dari kerusakan.

 

2. Perawatan Korektif

 

Adalah pekerjaan perawatan yang dilakukan untuk memperbaiki dan meningkatkan kondisi fasilitas/peralatan sehingga mencapai standar yang dapat diterima.

Dalam perbaikan dapat dilakukan peningkatan-peningkatan sedemikian rupa, seperti melakukan perubahan atau modifikasi rancangan agar peralatan menjadi lebih baik.

 

3. Perawatan Berjalan

 

Dimana pekerjaan perawatan dilakukan ketika fasilitas atau peralatan dalam keadaan bekerja. Perawatan berjalan diterapkan pada peralatan-peralatan yang harus beroperasi terus dalam melayani proses produksi.

 

4. Perawatan Prediktif

 

Perawatan prediktif ini dilakukan untuk mengetahui terjadinya perubahan atau kelainan dalam kondisi fisik maupun fungsi dari sistem peralatan. Biasanya perawatan prediktif dilakukan dengan bantuan panca indra atau alat-alat monitor yang canggih.

 

5. Perawatan setelah terjadi kerusakan (Breakdown Maintenance)

 

Pekerjaan perawatan dilakukan setelah terjadi kerusakan pada peralatan, dan untuk memperbaikinya harus disiapkan suku cadang, material, alat-alat dan tenaga kerjanya.

 

6. Perawatan Darurat (Emergency Maintenance)

 

Adalah pekerjaan perbaikan yang harus segera dilakukan karena terjadi kemacetan atau kerusakan yang tidak terduga.

Disamping jenis-jenis perawatan yang telah disebutkan diatas, terdapat juga beberapa jenis pekerjaan lain yang bisa dianggap merupakan jenis pekerjaan perawatan seperti:

 

1. Perawatan dengan cara penggantian (Replacement instead of maintenance)

 

Perawatan dilakukan dengan cara mengganti peralatan tanpa dilakukan perawatan, karena harga peralatan pengganti lebih murah bila dibandingkan dengan biaya perawatannya. Atau alasan lainnya adalah apabila perkembangan teknologi sangat cepat, peralatan tidak dirancang untuk waktu yang lama, atau banyak komponen rusak tidak memungkinkan lagi diperbaiki.

 

2. Penggantian yang direncanakan (Planned Replacement)

 

Dengan telah ditentukan waktu mengganti peralatan dengan peralatan yang baru, berarti industri tidak memerlukan waktu lama untuk melakukan perawatan, kecuali untuk melakukan perawatan dasar yang ringan seperti pelumasan dan penyetelan. Ketika peralatan telah menurun kondisinya langsung diganti dengan yang baru. Cara penggantian ini mempunyai keuntungan antara lain, pabrik selalu memiliki peralatan yang baru dan siap pakai.

 

49 thoughts on “Maintenance Planning #2 dan Jenis-Jenisnya

  1. Aha ini adalah wadah yang bagus buat kita Maintenance planner, tool yang paling bagus untuk Maintenance Planner menurut saya adalah SAP dan didukung oleh Primavera. Boleh dong bagi info bagi yang mahir betul tentang Primavera

    • Ini group blog apa ya?saya tertarik dengan Maint Planner nya.coz saya juga kerja di Bid Maint Planner

  2. Mas Sahat,
    Saat ini yang baru saya ketahui baru menggunakan JDEdwards sebagai aplikasi untuk planning untuk maintenance unit, jadi maaf belum bisa bantu. Rekan lain yang menguasai SAP silahkan membantu..

    • Belum lama ini di kantor saya telah mengimplementasiakan modul SAP PM ( Plant Maintenance)
      dimana isi dari modul tersebut meliputi Equipment, BOM, MTTR, MTBF dan lain2 yang bisa dicustom, tentunya untuk mslah custom harus mengundang konsultan yang memang benar2 menguasai SAP PM

      salam,
      Agung

      • Wah mantap itu mas bisa disharing mengenai implementasinya… MTTR juga ya..berarti data breakdown time juga dicapture disitu yach..
        Rekan-rekan yang ahli custon SAP dicari tuch di tempatnya mas Agung…

    • Mas Gatot,

      Punya reff untuk belajar Microsoft Office Project ga….
      soalnya saya pernah di suruh buat scope of job dengan itu…
      Thanks.

  3. numpang mbaca mas.
    saya buruh di bagian maintenance juga nih.
    minta ijin tak masukkan di link blogku ya….
    matur nuwun

    Langsung mas monggo

  4. laporan pandangan mata aja…..no 7di co.id🙂

    ngomongin yang serius…
    menurutku sih JDE ataupun SAP tidak bisa dipakai sebagai perangkat utama untuk maintenance planning, karena memang core nya adalah lebih ke finance & procurement…harus ada dedicated software nya..
    Primavera belum pernah pake jadi ndak saya singgung🙂

    di bendera lama dulu juga sempat pakai SAP tapi gak berjalan bagus…lebih lancar pakai Excel hehe….

  5. Bagus nih bahasannya,

    Saya baru mutasi jadi maintenance analyst nih, boleh minta experience teman2 ga untuk menentukan predictive maintenance bagaimana caranya.

    Saya coba dari pendekatan historical dari analysis lifetime dari parts yang rusak, akan tetapi agak sulit tracingnya karena database kurang oke

    Ada terobosan2 lain ga untuk predictive maintenance scheduling ini.

    • Mas Gun,
      Wah repot juga nich kalau history component gak jelas datanya. Mungkin sumber lain bisa dijadikan referensi misal breakdown report, service sheet inspection dan semua data yang mengandung maintenance pada unit tersebut. Bagaianapun untuk predictive maintenance saya pikir harus tersedia data pendukungnya minimal umur komponen dan lainnya seperti diatas.
      Maaf kurang bisa bantu soalnya saya bahkan sekarang bukan planner🙂

  6. Pak saya baru lulus dr T.industri….saya mau tanya klo T.industri ambil posisi maintenance planner,kegiatan didunia kerjannya ngapain mas???

    tolong dibalas ya Pak

    • Mas Anton,
      Untuk bidang maintenance planning lumayan luas kadang di satu perusahaan 1 planner bisa urusin semua bagian untuk Preventive Maintenance sampai ke Component-nya. Yang jelas semua berkaitan dengan planning kerja sebuah atau lebih unit yang meliputi scope job, ketersediaan part, ketersediaan manpower sampai mungkin ketersediaan budget.

      • Betul kang gatot,
        1 perusahaan dipegang semua, harus tau history, ready stock spare part, plaaning & arrange shutdown, budget cost, ketersdiaan manpower. pokoke rieut pisan klo gak cinta & di support oleh team.

  7. Teman2..ada yang tau gak nie antisipasi kebocoran RH suspension pada artic cat 740…indikasi krn dekat dengan mufler..puyeng bocor terus..please info jika ada yg pernah handle unit ini?..pak gatot mungkin bisa shere masalah ini

  8. Bisa jadi karena dekat muffler karena panasnya bisa buat seal “meleleh” ditambah medan untuk unit artic umumnya seperti offroad…
    Perlu adanya improvement kalau memang dari situ mungkin bisa dipasang semacam cover blanket pada muffler untuk mengurangi panas yang keluar.
    Secara umum untuk unit ini pengalaman kami memang sering masalah di front suspension.

    Wassalam

  9. MAS GATOT…
    saya baru saja bekerja dan ini pengalaman pertama saya bekerja.
    dan saya langsung di jadikan planer maintenance..

    tentunya saya tdk terlalu banyak mengetahui apa aja yang biasa di lakukan oleh seorng planer..

    bisa ngga.?
    aku di bagikan software yang di perlukan seorang planer..?

    • mas Iponk…
      Untuk software katanya untuk planning sebenarnya hanya untuk kerapian data ato history dalam menyiapkan dan.eksekusinya. Pake excel ato aplikasi spreadsheet juga bisa ato jago dikit combine dengan Access.
      Kalo mengenai pekerjaannya intinya ya kita merawat unit supaya availibilty untuk produksi bagus. Nanti akan sya buat artikel tersendiri sepertinya.

  10. tolong bapak -apa yang di kerjakan Planner tsb__saya ini baru dipindahkan ke posisi Maintenance Planner & Evaluation

    • Pak Mas Effendi….Jadi planner itu mumet hehehhe… main job sebenarnya untuk membuat schedule apa aja yang berkaitan dengan maintenance dari nyuci unit, inspeksi, service, shutdown, component replacement kadang ada tambahan schedule follow up condition monitoring (SOS, etc). Namun ada kalanya juga yang tidak schedule pun jadi fokus juga untuk monitoring outstanding schedule yang mungkin terlewati.. silahkan kontak langsung saja sebisa mungkin yang bisa saya jawab ya. Nomer saya share di email bapak ya

    • Ilmu maintenance yang saya tahu juga gak statik mas Wahyu, terus berkembang dan modelnya custom artinya kembali ke strateginya masing-masing berdasarkan kemampuan finansial / budget perusahaan dengan performance yang ingin dicapai untuk mendukung maksimalnya operasional terserah mau pakai yang breakdown, preventive atau predictive maintenance.

  11. Alhamdulillah, saya mendapatkan wadah untuk sekedar share soal maint. planner. Emang mumet buanget kang untuk jadi planner apalagi planner sejati, hehehhee. Posisi skrg sy masih maint planner tapi dengan perusahaan baru beda dgn sebelumnya, yang menggunakan CMMS SAP, hystory lengkap, cek list jalan, so enak yang lama. beda dgn yang sekrg pke CMMS M3 system yang cuma make group preusahaan saja. tidak lengkap seperti SAP, enviro karyawannya gak maintenance banget sistemnya ada breakdown baru action…hufft…

  12. Justru kemampuan sbg planner akan semakin terasah kala diperusahaan tidak ada sistem, rumit tp mendidik… Akan lbh baik jika history unit qt sendiri yg membuat listnya dngan bhasa yg mudah qt pahami kemudian qt share dngan yg lain sehingga orang lain bsa memahami jg ketika qt tidak ada.. Suatu kebanggaan jika data selalu terpakai walaupun udah resign hehehe

    • Ada benarnya..
      Case ada Planner dari perusahaan besar yang sudah jalan sistem data dan maintenance kemudian pindah ke perusahaan baru yang yang belum menerapkan sistem planning maintenance akan sangat kerepotan dalam menjalankan tugas sebagai Planner apabila selama di Perusahaan besar tidak mempelajari seluk beluk data dari input sampai output di sistem.
      Toh Maintenance Planning ini juga custom sebenarnya, sehingga di perusahaan baru yang belum ada sistem pun harusnya tidak menjadi masalah kalau harus buat sendiri dengan pertimbangan kemampuan perusahaan tentunya baik sumberdaya manusianya atau budget yang ditetapkan.

  13. Pak Gatot saya seorang Purchasing dan sekaligus Logistik di peusahaan pertambangan batu bara , saat ini saya berkeinginan menjadi Plant Planer, saya ingin belajar dari Nol pak mengenai maintenance dll , mohon maaf pak apa bapak bisa membantu saya ? terimakasih

  14. Bagaimana menurut anda apakah seorang maintenance planner juga mengerjakan pembuatan kerangka acuan kerja/rincian kerja dan syarat teknis, owner estimate untuk kontrak pengadaan jasa/barang yang tidak hanya terkait perawatan peralatan tapi juga sampai kepada konstruksi (piping, sipil, listrik), pembersihan lokasi kerja (babat rumput, pohon, limbah) yang juga selaku pengawas dari pekerjaan konstruksi tadi?

    • Mungkin terlalu luas kalau scope pekerjaan seperti hal di atas. Hal di atas mungkin lebih baiknya jadi sebuah project management/ project planning yang bisa meliputi semua aspek dan memerlukan kontribusi semua pihak. Scope planner maintenance disini hanya membatasi kegiatan perencanaan perawatan yang melingkupi teknis kalaupun ada hal lain tentunya masih berhubungan dengan kegiatan tersebut misal cost dan jasa yang akan dikeluarkan.

  15. Hari ini saya mulai babak baru karier di maint.planner, sebelumnya 7 thn di admin eng. Ingin sebelum membuat planning saya akan membentuk team maint. yang solid. Dan sehati: one tem one goal one passion. Saya suka forum
    ini. Salam kenal smua. Pandaan.

    • Silahkan disharing mas pengetahuan dan pengalamannya..
      Cocok tuh kalau sudah ada pengetahuan di engineering data jadi bisa setup plan maintenance yang sesuai dengan kebutuhan produksinya. Selama ini ada asumsi:
      1. Plan produksi tergantung plan (PA) dari plant
      2. Plan PA tergantung target produksi
      Silahkan didiskusikan mana yang lebih baik atau lebih sesuai dengan planning tersebut.

  16. Mas gatot,
    saya mekanik tapi dapat promosi jadi maintnance planner nih, gimana sih langkah langkah jadi planner yang bagus,,,,,
    mksiihh,,

    salam,
    bayu

  17. assalamualaikum pak gatot,
    saya mechanic yang baru di pindah ke bagian maintenance planner,
    bagaimana langkah awal kita untuk menjadi maintenance planner yang baik,
    saya masih biingung mau pakai software apa..

    sekarang masih buta soal maintenance plan.??
    bisa di bantu untuk langkah awal nya pak.

    walaikumsalam..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s