Maintenance Planning #1

Dalam merencanakan maintenance sebuah unit khususnya alat-alat berat dan alat pendukungnya ada beberapa hal yang harus dilakukan agar dalam pelaksanaannya dapat berjalan sesuai dengan perencanaan tersebut. Hal yang harus kita ketahui dan dipenuhi diantaranya:

  1. Umur unit
  2. Hampir semua unit baru sekarang yang digunakan di perusaahaan umumnya sudah memiliki penunjuk jam penggunaan atau Hour Meter. Masing-masing jenis unit akan memiliki interval service yang berbeda tergantung daripada petunjuk dari vendor atau dari engineering masing-masing perusahaan. Misalnya per 250 jam, 500 jam, 1000 jam, dst

  3. Umur komponen
  4. Umur komponen dalam hal ini ada tipe yang mempunyai interval/ frekuensi waktu penggantian dan ada yang berdasarkan kondisinya atau tidak memiliki batas waktu yang ditentukan. Misalnya sebuah unit CAT789 menggunakan engine sampai 20000 jam maka akan berbeda dengan penggantian Track dozer yang kadang tidak diberi interval waktu penggantian.

  5. Ketersediaan Part/komponen
  6. Pada waktu merencanakan perbaikan / maintenance sebuah unit maka sudah pasti membutuhkan part atau bahan. Misal dari oli, filter sampai pada komponen yang direncanakan diganti. Jadi jauh hari sebelum dilaksanakan service part/ komponen yang dibutuhkan hendaknya sudah disediakan.

  7. Kerusakan umum/ operasional
  8. Disamping perbaikan yang memang sudah terjadwal sudah pasti akan ada kerusakan-kerusakan pada unit selama pengoperasian baik yang bersifat minor atau major. Pada akhirnya bila ada suatu komponen yang telah dijadwalkan diganti pada interval waktu tertentu tetapi sudah rusak sebelum waktunya hal ini akan mengurangi produktivitas dari unit tersebut dan harus ada investigasi lebih lanjut mengenai kerusakan tersebut sehingga dapat di-reduce untuk waktu-waktu berikutnya dan pada unit lainnya.

  9. Dokumentasi jenis kerusakan
  10. Hal yang sudah pasti adalah semua jenis kerusakan pada sebuah unit baik yang bersumber dari laporan operator atau hasil inspeksi mekanik dapat direcord pada sebuah database khusus yang nantinya akan bisa diikutkan pada planning maintenance berikutnya termasuk untuk persiapan pengorderan part yang dibutuhkan.

  11. Alat dan Personil

Diatas semua tidak akan bisa berjalan dengan baik apabila tidak dikung dengan peralatan (Tool) dan sumberdaya manusia yang kompeten baik dari segi kelayakan alat, kesehatan, safety dalam bekerja serta skill personel yang mamadai sehingga akan tercapai hasil optimal dalam pelaksanaannya.

43 thoughts on “Maintenance Planning #1

  1. ass. saya mau tanya, gimana si caranya nentuin umur component. kalo gak ada spek dari pabrik? trus kalo dah ada historinya bagaimana cara mengolahnya untuk menentukan umurnya? thax

  2. Waalaikum salam
    Mas Tri,
    Penetapan umur komponen umumnya bisa langsung dari pabrik atau kesepakan user dan pabrik. Kadang user malah bisa melbihkan atau mengurangi dari spek yang di tentukan dari pabrik sesuai dengan kebutuhan. Tapi yang jelas kalau memang sudah ditetapkan pabrik akan memudahkan claim warranty apabila di kemudian hari komponen tersebut rusak sebelum waktu penggantian.
    Untuk komponen yang belum ada spek dari pabrik bisa ditentukan salah satunya melihat umur komponen serupa dari unit lain. Nantinya kalau sebelum waktunya komponen sudah rusak maka umur komponen tersebut bisa di kurangi. Itu aja dulu ya
    ref: Iwan Suryanto (Thiess Component Planner)

  3. saya ada rencana menjadi suplaier logistik alat-alat berat( spare, pelumas dll). Boleh gak informasi tentang hal tersebut

    Om eh pak, kalau mengenai hal itu bisa langsung aja ke bagian Purchasing aja di perusahaan yang diinginkan.
    Salam

  4. makasih atas komennya, wah tambah olmu nih. sebenernya planner itu tugasnya apa aa ci? ditempatku belum ada team planner ,, baru mau dibuat, tapi jobdesc blum jelas. bisa dibantu ? khususnya untuk plant maintenence. trimakasih

  5. makasih atas komennya, wah tambah ilmu nih. sebenernya planner itu tugasnya apa aa ci? ditempatku belum ada team planner ,, baru mau dibuat, tapi jobdesc blum jelas. bisa dibantu ? khususnya untuk plant maintenence. trimakasih

  6. Mas Tri… planner secara umum kan perencana, sekarang tergantung planner di bidang apa. Diatas sedang membahas mengenai maintenance planning. Nah untuk plant maintenance planner kalau gak salah ada beberapa jenis:
    – Planner scheduler yang bertugas menyiapkan jadwal daripada maintenance.
    – Component planner yang bertugas menentukan umur major komponen dan jadwal penggantiannya.
    Namun pada prakteknya kedua planner itu bisa saja jadi satu orang tergantung pada kebijakan perusahaan itu ..
    Untuk job desc sih bakal panjang lebar nanti akan saya bahas tersendiri..btw thanks dah mampir juga… mas Tri

  7. Boleh nambah dikit..menurut saya, Komitmen bagian produksi juga harus jalan…. kadang-kadang mereka sulit diatur… & report backlog dan day by day operasionalnya bukan hanya pada saat rusak saja.

  8. Boleh ikutan ya…
    Berdasarkan pengalaman, maintenance planner dan component planner biasanya orang yang berbeda, tapi satu sama lain saling berhubungan. Maintenance planner biasanya berada di departemen maintenance (langsung berhubungan dengan teknisi maintenace), sementara component planner biasanya di departemen/divisi engineering. Component planner membantu maintenance planner untuk menentukan schedule dan teknik/metoda maintenance

  9. Maaf mas saya bukan Gatot yang di maksud, saya bahkan bukan planner tapi masih asisten saya buat artikel karena pertama jarang artikel masalah maintenance planning bahasa Indonesia dan saya sendiri suka mengenai planning. Salam aja dengan Gatot yang di CK

  10. These are excellent ideas you have made about resumes. Everyone’s resumes are all unique (as it is a reflection of you professionally) so a template only should be only considered to guide you in crafting it.

  11. Component planner? dibeberapa perusahan biasa juga disebut Component Life Cycle Anlayst atau component life cycle management…
    Untuk penentuan umur komponen sendiri biasanya udah ada rekomendasi dari pabrik sendiri (sesuai pengalaman mereka).. tapi penentuan umur tidak harus mengacu apda pabrik. Metode lain yg paling akurat biasanya menggunakan software Weibull (memprediksi umur kompoen) berdasarkan analisa Data-data lifenya komponen yg diambil dari record umur komponen2 beberapa thn terakhir.

  12. Hi…
    Mas ada form untuk scheduling serta monitoring untuk maintenance gk?
    klo ada mungkin bisa disharing.

    Tks,

    Regards
    Epo

    • Epo… sorry nich belum bisa sharing form schedulenya nich, tapi saya kira form-nya umum saja dimana-mana, biasanya kita buat di MS Project untuk buat scheduling karena bisa menampilkan timeline yang sangat berguna kalau schedule unit dalam jumlah yang banyak

  13. Life time parts component itu seharusnya selalu di inspeksi seberapa lama umur component itu,, & untuk menginspeksi itu maka seharusnya backlog Mechanic yang selalu mengececk. Agar tidak terjadinya Downtime pada Unit yang sedang breakdown yang direncanakan maka kita harus menyiapkan segala sesuatunya. dari hystorical unit population – repair & maintenance. Sekarang by data Gan, memang ribet, tapi untuk mechanical management/ maint planner itu merupakan pekerjaan yang sangat gampang.
    by : Laurents Pardosi
    0821 554 95909

  14. what a great job mas gatot.
    nice blog, untuk component planner tidak lupa harus selalu memonitoring oil samplenya juga, bisa terlihat trend-trend keausan yang terjadi pada masing-masing component tersebut, oleh karena itu di setiap perusahaan sebaiknya menetapkan seseorang yang khusus untuk monitoring tersebut.
    Component Planner juga harus bisa mencari informasi ketersediaan komponen tersebut baik itu OEM atau source yang lain.

  15. salam kenal mas..wah trima kasih bnyak nih info2nya mas,kebetulan sy ditrima pekerjaan sebagai asisten planner nih mas dan sy msih awam skali tntang tugas2 seorang planner mas.mdah2an kedepannya bisa share trus sama mas gatot….

  16. Menurut saya penetapan umur komponen masih sangat menjadi bahan diskusi, di perusahaan tempat saya bekerja penetapan umur dilakukan oleh factory dengan range cover warranty yaitu 12000HM (unit Komatsu) akan tetapi untuk umur 12rbHM dirasa tidak efektif maka ada beberapa project dimana lifetime diperpanjang 16rb,18rb,20rb,24rb dan kini dapat tercapai 27000HM dari expetasi maksimal 24000HM.Kenapa kita menyebut expetasi maksimal 24000HM?karena kami menghitung dari beberapa 5parameter teknik dan 4parameter non-teknik didapatkan efisiensi kerja.Namun dalam perhitungan kami masih ada kekurangan karena kami overhaul pada 27000HM secara teknik/non-teknik kondisi wear metal masih baik dan jika di hitung masih mampu bertahan sampai 5000HM lagi artinya lifetime/umurnya 32000HM…kenapa bisa 2,5x expetasi umur factory yang hanya 12000HM??. Ada beberapa parameter yang berperan Main Plan Schedul Maintenance dan Condition Monitoring System Management..

  17. wah sangat bermanfaat sekali komentnya, tambahan ilmu bagi saya kebetulan saya ada posisi dibagian Adm Plan dan masih perlu belajar banyak ttg maintenance planning.
    saat ini saya melakukan pengecekan alat secara berkala melalui form P2H dan diagnosa para mekanik.
    dengan adanya blog ini semoga bisa tambah pengetahuan yg lebih efisien.

  18. Wah, baru nemu nich.. sangat bermanfaat sekali.
    bisa saya tambah kan sedikit tentang konsep maintenance.

    Jika dilihat dari konsep maintenance yang dibuat oleh perusahaan berbeda namun dengan basic yang sama. Maintenance merupakan kegiatan pemeliharaan alat berat yang bertujuan untuk mencegah terjadinya kerusakan secara dini, memperpanjang lifetime suatu komponen atau unit dan mencapai nilai ekonomis yang efisien dan efektif. Alat berat dalam bidang pertambangan merupakan salah satu faktor utama yang menentukan produksi disamping faktor lainya. Kemudian alat berat juga mengalami perkembangan teknologi guna memaksimalkan produktifitas ( kualitas, kapasitas, kecepatan, kenyamanan, keamanan, umur panjang dan kemudahan perawatan ). Komposisi alat berat sangat tergantung satu dengan yang lainnya dalam proses penambangan. Dengan demikian konsep maintenance mempunyai tujuan yaitu :

    1. Mencegah terjadinya kerusakan sejak dini ( premature ).
    2. Mencapai nilai ekonomis yang efektif dan efisien.
    3. Memperpanjang masa pemakaian.
    4. Menghemat biaya repaire dan maintenance.
    5. Keteraturan dan ketepatan maintenance.

    Secara objektif tujuan mantenance adalah mendapatkan tingkat kesiapan alat yang tinggi, memiliki daya guna yang maksimal, biaya perbaikan yang hemat dan ketepatan kesiapan. Dengan demikian dibutuhkan sebuah sistem yang digunakan untuk mengatur dan mengarahkan maintenance ke arah yang lebih baik, yaitu :

    1. Organisasi/departemen
    2. Maintenance Program
    3. Equipment dan Tool
    4. Keteraturan antara jadwal operasi produksi dan maintenance
    5. Sapare Part/suku cadang dan Material

    Semoga bermanfaat..

    • Tq Mas infonya Salam kenal mas…. Saya baru ajah bergerak dibidang planner ini Pak. Mohon bantuannya …. Bolehkah pak kita sebagai Planner untuk menghitung kemampuan Manpower ??? . dan apakah kita salah apabila untuk perbaikan unit saya lebih mengutamakan untuk di repair part ?…. Bagaimana Hubungannya dengan unit…. apakah saya salah …??? TQ

    • Sorry baru reply…
      Pada dasarnya setiap vendor mempunyai standard penggantian part & oli pada saat periodical service/ maintenance pada interval yang digunakan jadi untuk detailnya bisa hubungi vendor unit untuk mendapatkan kepastiannya karena ini menyangkut juga pada garansi produk mereka.
      Namun pada case tertentu dibutuhkan improvement salah satunya untuk menekan cost dengan analisa data yang lengkap dan persetujuan vendor dapat sedikit mengubah kebijakan/ketentuan dari vendor.

  19. Wah luar biasa, sejak ditulis tahun 2008, sampai Agustus 2014 masih menarik. Musah2an saat inipun, juli 2015, pak Gatot juga masih aktif. Sudah beberapa hari saya searching Google, mencari template atau contoh CMMS yang simple dengan menggunakan Excel. Saya tidak ingin software CMMS yang paten. Kalau pak Gatot punya template/contoh sistim manajemen pemeliharaan mesin yang pakai excel, atau referensi dari tempat lain, boleh dong disharing. Saya akan sangat berterima kasih sekali. Saya di pabrik karet di Kalsel, email: sugi5061@gmail.com.

  20. Semangat Pagi !!!! #Semboyansehabisbriefing pagi…
    Bagus banget nih post, semoga bisa tambah banyak yang ngesurfing ke sini,, oiya kalau bisa di tambahin sama contoh contoh format planner.ny yaa pak😀

  21. Salam Kenal buat Tim Planner Indonesia ……
    Saya dari salah satu perusahaan tambang disumatera mohon bantuannya pak… saya mengalami kesulitan dalam pendataan … baik P2h sampai part inspeksi … jadi tolong pak solusinya…. saya harus mulai dari mana ??? tq… soehartanto313@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s