Saya nggak tau ada istilah lain apa nggak dari judul di atas untuk membuat urutan langkah kerja dalam pemberhentian unit dalam rangka preventif maintenance baik untuk service atau penggantian komponen utama. Tujuan pembuatan langkah kerja ini sebagai guideline eksekutor dalam menjalankan pekerjaan tersebut secara berurutan dan teratur mulai task, durasi yang diperlukan dan target penyelesaian.
Berdasarkan pengalaman penulis tahapan pembuatan shutdown planning adalah :
- Membuat perencanaan waktu akan dilaksanakan pekerjaan tersebut. Untuk ini berdasarkan umur baik service atau umur komponen yang ditetapkan. Misal penggantian engine per 15000 jam unit bergerak bisa mulai direncanakan ketika umur komponen sudah mencapai 90% umur komponen tersebut.
- Komponen dan part harus sudah diorder minimal 3 minggu sebelum komponen masuk due dan mendapatkan kepastian part akan komplit disupplai minimal seminggu sebelum masuk waktu penggantian
- Membuat perencanaan (shutdown plan) yang dituangkan dalam daftar urutan pekerjaan bisa menggunakan Ms. Project (Ms. Office/ Planner (linux). Yang didalamnya bisa berupa jenis task, no pekerjaan (WO), status komponen, durasi pekerjaan, tanggal start dll. Sedangkan pekerjaan sendiri akan dibagi dalam beberapa step pekerjaan mulai pekerjaan persiapan (termasuk safety prosedur), pelaksanaan dan finishing pekerjaan (Silahkan dijabarkan sendiri) termasuk alokasi manpower yang digunakan.
- Monitoring pelaksanaan pekerjaan tersebut dengan membuat persentase pekerjaan setiap hari.
- Setelah pekerjaan selesai review semua pekerjaan dan memastikan semua task bisa dikerjakan dan apabila ada yang tidak bisa dikerjakan dan aman untuk dioperasikan membuat jadwal ulang untuk pekerjaan tersebut.
Silahkan dikembangkan sesuai kebutuhan yang diperlukan dan kemampuan eksekutor dalam menjalankan pekerjaan tersebut. Catatan paling penting adalah HARUS disepakati sebelumnya tentang total durasi tersebut antara planner dan eksekutor sehingga waktunya bisa realistis bagi eksekutor dan efektif bagi planner.




