Maintenance Planning #1
Dalam merencanakan maintenance sebuah unit khususnya alat-alat berat dan alat pendukungnya ada beberapa hal yang harus dilakukan agar dalam pelaksanaannya dapat berjalan sesuai dengan perencanaan tersebut. Hal yang harus kita ketahui dan dipenuhi diantaranya:
- Umur unit
- Umur komponen
- Ketersediaan Part/komponen
- Kerusakan umum/ operasional
- Dokumentasi jenis kerusakan
- Alat dan Personil
Hampir semua unit baru sekarang yang digunakan di perusaahaan umumnya sudah memiliki penunjuk jam penggunaan atau Hour Meter. Masing-masing jenis unit akan memiliki interval service yang berbeda tergantung daripada petunjuk dari vendor atau dari engineering masing-masing perusahaan. Misalnya per 250 jam, 500 jam, 1000 jam, dst
Umur komponen dalam hal ini ada tipe yang mempunyai interval/ frekuensi waktu penggantian dan ada yang berdasarkan kondisinya atau tidak memiliki batas waktu yang ditentukan. Misalnya sebuah unit CAT789 menggunakan engine sampai 20000 jam maka akan berbeda dengan penggantian Track dozer yang kadang tidak diberi interval waktu penggantian.
Pada waktu merencanakan perbaikan / maintenance sebuah unit maka sudah pasti membutuhkan part atau bahan. Misal dari oli, filter sampai pada komponen yang direncanakan diganti. Jadi jauh hari sebelum dilaksanakan service part/ komponen yang dibutuhkan hendaknya sudah disediakan.
Disamping perbaikan yang memang sudah terjadwal sudah pasti akan ada kerusakan-kerusakan pada unit selama pengoperasian baik yang bersifat minor atau major. Pada akhirnya bila ada suatu komponen yang telah dijadwalkan diganti pada interval waktu tertentu tetapi sudah rusak sebelum waktunya hal ini akan mengurangi produktivitas dari unit tersebut dan harus ada investigasi lebih lanjut mengenai kerusakan tersebut sehingga dapat di-reduce untuk waktu-waktu berikutnya dan pada unit lainnya.
Hal yang sudah pasti adalah semua jenis kerusakan pada sebuah unit baik yang bersumber dari laporan operator atau hasil inspeksi mekanik dapat direcord pada sebuah database khusus yang nantinya akan bisa diikutkan pada planning maintenance berikutnya termasuk untuk persiapan pengorderan part yang dibutuhkan.
Diatas semua tidak akan bisa berjalan dengan baik apabila tidak dikung dengan peralatan (Tool) dan sumberdaya manusia yang kompeten baik dari segi kelayakan alat, kesehatan, safety dalam bekerja serta skill personel yang mamadai sehingga akan tercapai hasil optimal dalam pelaksanaannya.
Loading...
Wah mainannya alat-alat berat ya? Ade ipar saya juga bekerja di perusahaan alat-alat berat.
Riyogarta - April 20, 2008 at 3:06 am
Wah Mas Riyo mau mampir di blog ini..suwun mas.. Thanks dah belain kita dari pernyataan Om R** S***o
soal negatif blog. Maju blogger Indonesia
dwigatotsiswanto - April 20, 2008 at 3:42 pm
ass. saya mau tanya, gimana si caranya nentuin umur component. kalo gak ada spek dari pabrik? trus kalo dah ada historinya bagaimana cara mengolahnya untuk menentukan umurnya? thax
tri - May 30, 2008 at 11:57 am
Waalaikum salam
Mas Tri,
Penetapan umur komponen umumnya bisa langsung dari pabrik atau kesepakan user dan pabrik. Kadang user malah bisa melbihkan atau mengurangi dari spek yang di tentukan dari pabrik sesuai dengan kebutuhan. Tapi yang jelas kalau memang sudah ditetapkan pabrik akan memudahkan claim warranty apabila di kemudian hari komponen tersebut rusak sebelum waktu penggantian.
Untuk komponen yang belum ada spek dari pabrik bisa ditentukan salah satunya melihat umur komponen serupa dari unit lain. Nantinya kalau sebelum waktunya komponen sudah rusak maka umur komponen tersebut bisa di kurangi. Itu aja dulu ya
ref: Iwan Suryanto (Thiess Component Planner)
dwigatotsiswanto - June 2, 2008 at 6:36 pm
saya ada rencana menjadi suplaier logistik alat-alat berat( spare, pelumas dll). Boleh gak informasi tentang hal tersebut
Om eh pak, kalau mengenai hal itu bisa langsung aja ke bagian Purchasing aja di perusahaan yang diinginkan.
Salam
bachrun - June 17, 2008 at 5:43 am
makasih atas komennya, wah tambah olmu nih. sebenernya planner itu tugasnya apa aa ci? ditempatku belum ada team planner ,, baru mau dibuat, tapi jobdesc blum jelas. bisa dibantu ? khususnya untuk plant maintenence. trimakasih
tri - September 6, 2008 at 4:36 am
makasih atas komennya, wah tambah ilmu nih. sebenernya planner itu tugasnya apa aa ci? ditempatku belum ada team planner ,, baru mau dibuat, tapi jobdesc blum jelas. bisa dibantu ? khususnya untuk plant maintenence. trimakasih
tri - September 6, 2008 at 4:39 am
Mas Tri… planner secara umum kan perencana, sekarang tergantung planner di bidang apa. Diatas sedang membahas mengenai maintenance planning. Nah untuk plant maintenance planner kalau gak salah ada beberapa jenis:
- Planner scheduler yang bertugas menyiapkan jadwal daripada maintenance.
- Component planner yang bertugas menentukan umur major komponen dan jadwal penggantiannya.
Namun pada prakteknya kedua planner itu bisa saja jadi satu orang tergantung pada kebijakan perusahaan itu ..
Untuk job desc sih bakal panjang lebar nanti akan saya bahas tersendiri..btw thanks dah mampir juga… mas Tri
dwigatotsiswanto - September 21, 2008 at 12:16 pm
Boleh nambah dikit..menurut saya, Komitmen bagian produksi juga harus jalan…. kadang-kadang mereka sulit diatur… & report backlog dan day by day operasionalnya bukan hanya pada saat rusak saja.
Firman - November 22, 2008 at 9:52 am
Boleh ikutan ya…
Berdasarkan pengalaman, maintenance planner dan component planner biasanya orang yang berbeda, tapi satu sama lain saling berhubungan. Maintenance planner biasanya berada di departemen maintenance (langsung berhubungan dengan teknisi maintenace), sementara component planner biasanya di departemen/divisi engineering. Component planner membantu maintenance planner untuk menentukan schedule dan teknik/metoda maintenance
Erni - December 18, 2008 at 11:17 am
Salam kenal mas gatot.,
sampean planer di CK ya.,
zanuar - January 5, 2009 at 3:52 pm
Salam mas Gatot,.
sampean planner di CK ya..
yayan - January 5, 2009 at 3:56 pm
Maaf mas saya bukan Gatot yang di maksud, saya bahkan bukan planner tapi masih asisten saya buat artikel karena pertama jarang artikel masalah maintenance planning bahasa Indonesia dan saya sendiri suka mengenai planning. Salam aja dengan Gatot yang di CK
Gatot - January 6, 2009 at 2:51 am